PUISI (Kehadiran)


KEHADIRAN
Oleh : muhlis wahid


Aku tidak pernah mengerti
Bahwa hati yang rapuh ini memilih diam
Mencerna segalah isi alam
Untuk mendengar  risauan-risauanku

Kamu teramat kuat
menarikku mengikuti gelombangmu
kamu terlalu nyaman
membawaku pergi dari masalah-salah
sampai kapan pun kamu adalah tempat perenunganku
yang menampung  keluhanku tentang manusia-manusia ego

maka ijinkan selalu untuk bersamamu
melewati fatomorgana yang fana
melewati kejoliman yang tak beragama
melewati takdir yang tak ditakdirkan

aku berharap segala rahasia hanya kita yang tahu
biyar angin membawa rahasia-rahasia pergi
dan sampaikan juga yang tak berwujut
bahwa aku mencintainya.


Ternate, 1 April 2019

Komentar